Minggu, 04 Januari 2015

Diabetes adalah salah satu penyakit yang dialami banyak orang. Sebagian besar kasus dapat dicegah dengan perubahan gaya hidup sehat. Mengambil langkah-langkah untuk mencegah dan mengendalikan diabetes tidak berarti hidup menjadi serba terbatas. Sambil melakukan olahraga secara rutin, mengkonsumsi makanan yang tepat adalah kunci untuk mencegah dan mengendalikan penyakit diabetes.

Makanan-makanan yang bisa mencegah dan mengendalikan diabetes

makanan pencegah diabetesAda beberapa makanan sehat yang bermanfaat dalam mencegah dan mengendalikan penyakit diabetes. Umumnya makanan-makanan tersebut memiliki indeks glikemik yang rendah dan menyediakan nutrisi-nutrisi penting bagi tubuh. Beberapa makanan tersebut adalah :
1. Kacang-kacangan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi kacang secara rutin diketahui mengalami penurunan risiko diabetes sebesar 21 persen. Jenis kacang-kacangan lainnya seperti walnut(semacam kenari), almond, atau kacang mete juga sama bermanfaatnya. Orang yang makan kacang-kacangan secara rutin juga memiliki risiko yang lebih rendah untuk terkena penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya. Satu ons kacang dapat menyediakan sumber lemak sehat yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan serta bermanfaat dalam memanajemen rasa lapar.
2. Polong-polongan
Legum atau yang juga dikenal dengan polong-polongan juga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi secangkir polong-polongan dapat membantu orang dengan diabetes tipe 2 untuk mengontrol gula darahnya serta mengurangi risiko akan penyakit jantung. Alasan mengapa polong-polongan seperti kacang polong, lentil, kacang kedelai, kacang merah, dan kacang hijau, sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi penderita diabetes adalah karena indeks glikemiknya yang rendah. Selain itu, makanan-makanan tersebut kaya akan karbohidrat berkualitas tinggi, protein tanpa lemak, dan serat larut yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah.
3. Oatmeal
Penderita diabetes bisa memiliki kesempatan yang lebih baik dalam mengontrol kadar gula darahnya dengan rutin sarapan oatmeal/havermut atau bubur gandum. Sejenis serat yang ditemukan dalam gandum yakni beta-glukan telah menunjukkan efek positif terhadap penderita diabetes. Oatmeal menawarkan serat larut yang dapat memperlambat penyerapan glukosa dari makanan di perut dan mengontrol gula darah
4. Sayuran hijau
Sayuran hijau terutama yang berdaun gelap diketahui dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2. Bayam, sawi, kale, brokoli, kubis, dan selada adalah makanan pembangkit tenaga namun rendah kalori dan karbohidrat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa makan setidaknya seporsi sayuran hijau setiap hari dapat mengurangi risiko diabetes sebanyak 14 persen.
5. Buah jeruk
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki diabetes cenderung memiliki kadar vitamin C yang rendah dalam tubuh mereka, sehingga buah jeruk yang kaya akan vitamin C adalah salah satu pilihan makanan yang baik untuk dikonsumsi penderita diabetes. Grapefruit, jeruk, lemon, dan limau memiliki sifat seperti insulin yang dapat mencegah diabetes tipe 2.
6. Putih telur
Telur adalah makanan yang baik untuk membentuk otot karena mengandung protein dengan kualitas yang tinggi. Mengkonsumsi telur, khususnya putih telur merupakan makanan yang sangat baik untuk mencegah diabetes tipe 2 karena kaya protein berkualitas tinggi dan rendah karbohidrat.
7. Yogurt rendah lemak
Yogurt yang rendah lemak dan gula juga merupakan salah satu makanan yang efektif dalam memperlambat atau mencegah kenaikan gula darah yang tidak sehat. Orang diabetes bisa menikmati yogurt rendah lemak sebagai camilan sehat yang dapat disantap ketika lapar.
8. Ikan
Penelitian mengatakan bahwa makan ikan dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin karena mengandung asam lemak omega 3 yang tinggi. Ikan membantu menurunkan konsentrasi glukosa sehingga mengurangi risiko terjadinya penyakit diabetes. Selain itu, ikan adalah sumber protein rendah lemak. Penderita diabetes bisa memilih bermacam jenis ikan mulai dari lele, kod, nila, atau salmon. Kehadiran omega-3 dalam ikan-ikan tersebut juga dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
9. Teh hijau
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peradangan kronis yang disebabkan oleh makanan berlemak, kurang olahraga, dan kurang makan buah, sayur, dan lemak baik, diketahui dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Terkait dengan masalah ini, minum teh hijau adalah solusi sederhana untuk mencegahnya. Teh hijau dikemas dengan flavonoid yang merupakan pelawan inflamasi dan dapat meningkatkan aktivitas insulin.
Makanan yang dapat mencegah dan mengendalikan diabetes tidak terbatas hanya pada 9 makanan di atas itu saja. Masih banyak makanan lainnya yang memiliki peran positif terkait penyakit diabetes. Anda bisa mengkonsultasikannya lebih lanjut dengan dokter. Semoga artikel ini bermanfaat.

 copy by:
http://www.artikelkesehatan99.com/9-makanan-sehat-yang-bisa-mencegah-dan-mengendalikan-diabetes/
Khasiat jeruk nipis untuk kanker -, buah jeruk sangat terkenal untuk berbagai kebutuhan seperti kecantinkan, kesehatan dll. Pada sekarang ini kami akan membahas manfaat jeruk nipis untuk mengurangi resiko terkena kanker payudara.

Khasiat jeruk nipis untuk kanker

Khasiat jeruk nipis untuk kanker untuk mengurangi resiko terkena penyakit kanker payudara -, Komposisi zat gizi jeruk nipis tidak berbeda jauh dengan jenis jeruk lainnya, seperit yang tampak pada tabel. Kandungan yang menonjol pada jeruk nipis adalah vitamin C (27 mg/100 g), kalsium (40 mg/100 g), dan fosfor (22 mg/100 g). Komposisi zat gizi jeruk nipis tidak berbeda jauh dengan jenis jeruk lainnya, seperit yang tampak pada tabel. Kandungan yang menonjol pada jeruk nipis adalah vitamin C (27 mg/100 g), kalsium (40 mg/100 g), dan fosfor (22 mg/100 g).
Keunggulan lain dari jeruk nipis adalah kandungan limoninnya yang cukup tinggi. Kadar limonin pada jeruk nipis hampir setara dengan kandungan vitamin C. limonin pada jeruk nipis terdapat dalam bentuk glikosida. Limonin sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. beberapa hasil penelitian pada hewan percobaan menunjukkan bahwa limonin bermanfaat untuk mencegah berbagai jenis penyakit kanker.
Menurut The Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (2003), diet buah-buahan dari golongan buah sitrus seperti jeruk nipis mempunyai kemampuan untuk mengurangi risiko kanker sebesar 40-50 persen. Kandungan limonin yang tinggi pada jeruk nipis membuat buah ini bukan hanya baik untuk melangsingkan tubuh, melainkan juga untuk menurunkan kolesterol di dalam darah.
 Cara Menyembuhkan Sesak NafasSesak nafas adalah kesulitan dalam bernafas saat sedang beraktifitas terutama aktifitas yang memerlukan banyak tenaga. Sesak nafas bisa saja menjadi berbahaya bila tidak ditangani dengan serius bahkan bisa menyebabkan kematian.



Sesak nafas dapat menjadi awal dari datangnya penyakit yang lain seperti asma dan menggumpalnya darah di paru-paru. Sesak nafas di sebut juga dengan dyspnea kemunculannya kadang tak terduga, sesak nafas biasa datang saat cuaca sedang dingin. Sesak nafas juga kadang disebabkan oleh kehamilan.

Sesak nafas dapat menyerang siapa saja anak-anak, tua ataupun muda sesak nafas merupakan penyakit yang perlu waktu lama untuk penyembuhannya terutama bagi sesak nafas yang sudah akut. Sesak nafas yang sudah akut bisa mengakibatkan penderitanya menjadi tidak nafsu makan dan membuat tubuh menjadi lemas, dan tidak bisa bekerja seperti layaknya orang lain.

Berikut ada resep mudah untuk menyembuhkan sesak nafas yang bisa dilakukan di rumah:

Cara Menyembuhkan Sesak Nafas yang pertama adalah dengan jeruk nipis.

Caranya sediakan satu buah jeruk nipis, dua bawang merah, satu telur ayam kampung, satu sendok kopi, satu potong gula batu.

Caranya peras jeruk nipis ambil sarinya, parut bawang merah lalu campur dengan telur ayam kampong, kopi dan gula batu. Kemudian campur air panas kesemua bahan yang sudah dicampur kemudian aduk hingga menjadi rata dan disaring. Minum air saringan tadi sehabis sarapan setiap pagi.

Cara Menyembuhkan Sesak Nafas yang kedua menggunakan serai.
Caranya ambil sepuluh batang serai cuci sampai bersih kemudian rebus dengan dua gelas air. Serai yang direbus dicampur dengan gula merah secukupnya. Tunggu sampai air rebusan tadi tertinggal satu gelas kemudian diangkat. Saringlah dulu sebelum diminum.

Semoga Artikel Tentang Kesehatan ini dapat membantu dalam menyembuhkan sesak nafas anda



   copy by :
http://artikel-tentang-kesehatan.blogspot.com/2011/11/cara-menyembuhkan-sesak-nafas.html

Senin, 29 Desember 2014


artikel ilmu kesehatan masyarakat

Winslow (1920) mendefisikan Kesesahan Masyarakat (Public Health) sebagai suatu Ilmu dan seni: mencegah penyakit, memperpanjang hidup, dan meningkatkan kesehatan, melalui “usaha-usaha pengorganisasian masyarakat” untuk:
Perbaikan sanitasi lingkungan
Pemberantasan penyakit menular
Pendidikan untuk kebersihan perorangan
Pengorganisasian pelayanan medis dan perawatan untuk diagnosis dini dan pengobatan
Pengembanagan rekayasa sosial untuk menjamin setiap orang terpenuhi kebutuhan hidup yang layak dalam memelihara kesehatan.

Ikatan Dokter Amerika (1948) mendefinisikan Kesehatan Masyarakat adalah ilmu dan seni memelihara, melindungi dan meningkatkan kesehatan masyarakat melalui usaha-usaha pengorganisasian masyarakat.

SEJARAH ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Mitos Yunani
Asclepius: dokter pertama yang dapat mengobati penyakit dan melakukan pembedahan dengan cara tertentu. Higiena, asisten/isri Asclepius, mengajarkan pada pengikutnya melalui pendekatan Hidup seimbang, menghindari makanan/minuman beracun, makan makan yang bergizi, cukup istirahat dan olah raga. Dari cerita mitos Yunani tersebut, muncul dua pendekatan dalam penangan kesehatan, aliran pertama lebih menekankan pengobatan (kuratif), aliran kedua lebih menekankan pencegahan (preventif) dan peningkatan (promosi) kesehatan.

Perbedaan curatif health care dan preventif heath care

NO CURATIF HEALTH CARE PREVENTIF HEATH CARE
1 Sasaran individul Sasaran masyarakat
2 Pedekatan reaktif Pendekatan proaktif
3 Penangganan bio-psikologis Penangganan bio-psiko-sosial

Periode sebelum Ilmu Pengetahuan
Pada zaman Romawi kuno telah dibuat latrin/tempat pembuangan kotoran manusia, bukan untuk tujuan mencegah penyakit. Tetapi untuk mencegah bau dan pandangan yang tidak mengenakan.
Pada zaman Romawi telah ada peraturan yang mengharuskan untuk mencatatkan pembangunan rumah, melaporkan binatang berbahaya/ bau, melakukan supervisi pada tempat minum, warung, prostitusi.
Abad ketujuh, dirasakan kesehatan masyarakat sudah begitu penting, karena saat itu sudah ada wabah kolera dan kusta
Abad ke 12, terjadi wabah pes dasyat di Cina dan India. Pada tahun 1340 tercatat 13 juta meninggal karena pes.
Pada masa tersebut, masalah kesehatan masyarakat sudah demikian hebatnya, tetapi upaya pemecahan masalah kesehatan masyarakat secara menyeluruh belum dilakukan.

Periode Ilmu Pengetahuan
Pada abad ke 19 telah ditemukan vaksin cacar oleh Louis Pasteur, asam karbol untuk sterilisasi operasi oleh Joseph Lister, ether untuk anestesi oleh William Marton
Tahun 1832 dibentuk komisi untuk penyelidikan dan upaya kesehatan masyarakat di Inggris diketuai oleh Edwin Chadwich.
Tahun 1893, John Hopkins, mendirikan Fakultas Kedokteran di Amerika.
Tahun 1855, di Amerika dibentuk Departemen Kesehatan, yang berfungsi menyelenggarakan pelayanan kesehatan masyarakat. Termasuk pengawasan kesehatan lingkungan.
Tahun 1872, diadakan pertemuan orang-orang yang peduli pada kesehatan masyarakat dengan dibentuknya Asosiasi Kesehatan Masyarakat Amerika (American Public Health Assosiation).

Perkembangan IKM di Indonesia
Dimulai abad ke 16, pada saat pemerintahan Belanda. Tahun 1927, kolera masuk Indonesia, 1937 terjadi wabah kolera eltor, 1948 cacar masuk Indonesia, sejak adanya wabah kolera pemerintahan Belanda melakukan upaya kesehatan masyarakat.
Tahun 1807 oleh Gubernur Jendral Daendels dilakukan pelatihan dukun bayi dan praktek persalinan
Tahun 1851, dr.Bosch mendirikan STOVIA (School Tot Oplelding Van Indiche Arsten) sekolah kedokteran untuk pribumi di Jakarta, dan di Surabaya tahun 1913 didirikan NIAS (Nederland Indische Arsten School)
Tahun 1922, pes masuk Indonesia, setahun berikutnya telah terjadi wabah, 1935 dilakukan penyemprotan DDT dan vaksinasi masal.
Tahun 1951, Dr. Y. Leimena dan dr. Patah memperkenalkan Konsep Bandung, bahwa aspek kuratif dan preventif tidak dapat dipisahkan
Tahun 1956, dr. Y. Sulianti mendirikan “Proyek Bekasi” proyek keterpaduan pelayanan kesehatan pedesaan dan pelayanan medis.
Tahun 1967, seminar tentang kesehatan masyrakat terpadu, tentang konsep Puskesmas oleh dr. Achmad Dipodilogo, yang akhirnya pada tahun 1968 dikembangkan oleh Pemerintah

RUANG LINGKUP KESEHATAN MASYARAKAT

Epidemiologi
Biostatistik/statistik Kesehatan
Kesehatan Lingkungan
Pendidikan Kesehatan dan Perilaku
Administrasi Kesehatan Masyarakat
Gizi Masyarakat
Kesehatan Kerja

UPAYA-UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT:

Pemberantasan penyakit menular dan tidak menular
Perbaikan sanitasi lingkungan
Perbaikan Lingkungan Pemukiman
Pemberantasan vektor
Pendidikan/penyuluhan kesehatan masyarakat
Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak
Pembinaan Gizi masyarakat
Pengawasan sanitasi tempat-tempat umum
Pengawasan obat dan minuman
Pembinaan peran serta masyarakat

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT

Blum (1974) mengatakan bahwa ada 4 faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat:
Lingkungan, yang mencakup lingkungan fisik, sosial, budaya, politik, ekonomi, dan sebagainya
Perilaku
Pelayanan Kesehatan
Hereditas (keturunan)

Intervensi faktor lingkungan : perbaikan sanitasi, peningkatan pendidikan, perbaikan sosial ekonomi, stabilitas politik dan keamanan
Intervensi pelayanan kesehatan: penyediaan dan perbaikan fasilitas kesehatan, perbaikan sistem dan manajemen pelayanan kesehatan
Intervensi hereditas, perbaikan gizi ibu hamil, pendidikan kesehatan pada kelompok risiko penyakit keturunan.

REFERENSI:

Vaughan, Morrow, 1993, Panduan Epidemiologi Bagi Pengelolaan Kesehatan Kabupaten, Bandung, ITB
Entjang, Indan, 2000, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Bandung, Citra Aditya Bakti
M. N. Buston, 1977, Pengantar Epidemiologi, Rineka Cipta, Jakarta
M. N. Buston, 1977, Epidemiologi penyakit Tidak Menular, Rineka Cipta, Jakarta
Azrul Azwar, 1989, Penanggulangan Wabah oleh Puskesmas, Binarupa, Jakarta
Noor Nasri N, 1997, Dasar Epidemiologi, Rineka Cipta, Jakarta
Sukidjo Notoatmodjo, 2001, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Rineka Cipta, Jakarta
Azrul Azwar, 2001, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Binarupa, Jakarta
Bambang, 1990, Dasar dasar Epidemiologi
 
Masyarakat perlu disadarkan akan pentingnya kesehatan lingkungan yang baik jika ingin menciptakan komunitas yang sehat dan bahagia. Apabila mereka mampu menjaga lingkungan dengan baik secara tanggung jawab, munculnya banyak penyakit, yang umumnya dikarenakan adanya lingkungan kotor, dapat dihindari. Saat melakukan proses inisiasi pengenalan kesehatan lingkungan, dibutukan kesadaran segenap elemen masyarakat sehingga tujuan dari terciptanya kesehatan secara menyeluruh dapat dirasakan oleh semua pihak yang nantinya manfaat dari kesehatan lingkungan juga dapat menguntungkan segenap masyarakat. Komitmen kuat dari dalam diri masing-masing orang di satu lingkungan tersebut menjadi proses awal yang harus dibangun. Tanpa adanya kesepakatan dan komitmen bersama, mustahil kesehatan lingkungan dapat tercipta mengingat jika lingkungan satu tidak terjaga kebersihannya, maka hal ini akan mempengaruhi buruknya kebersihan daerah lainnya.
Terciptanya masyarakat sehat yang mandiri dan berkemampuan akan menjadi harapan tersendiri saat mereka berhasil mengaplikasikan kesehatan lingkungan dengan baik. Jika masyarakat sehat, maka hal ini akan menciptakan generasi yang mandiri terutama secara finansial karena jiwa dan badan yang sehat tentunya akan memberikan semangat tersendiri serta rasa fokus bagi mereka dalam bekerja. Mereka tidak akan terbebani untuk berobat ke dokter sehingga konsentrasi dalam bekerja akan semakin meningkat. Ketika mereka sudah mandiri secara finansial, maka mereka berkemampuan untuk mengaktulisasikan diri dalam kehidupan masing-masing.
Saat menggerakkan masyarakat agar sadar pentingnya kebersihan bagi kehidupan, mereka memerlukan contoh konkret yang bisa dilihat dari program pemerintah dalam mendukung kesehatan lingkungan juga menjadi bentuk dukungan pemerintah agar masyarakatnya tetap berfokus pada penciptaan lingkungan yang lebih baik. Pelaksanaan beberapa aktivitas dalam menggalang kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungannya tetap bersih dapat dilakukan dengan program pembersihan massal di daerah yang memungkinkan tempat berkumpulnya sumber penyakit seperti tempat pembuangan sampah akhir, sungai, gorong-gorong, hingga rumah masing-masing warga dapat mewujudkan terbangunnya komunitas pecinta kebersihan.

Pemberian pelatihan bagi upaya kebersihan juga dapat diadakan oleh dinas kesehatan sehingga masyarakat mampu memberikan setidaknya upaya pertama dalam menghambat penyebaran penyakit di sebuah lingkungan. Pastikan masyarakat juga mau secara aktif dan partisipatif mengkomunikasikan masalah apa yang terjadi dalam lingkungannya terkait dengan kesehatan sehingga koordinasi antara dinas kesehatan dengan masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan tetap terjalin dengan baik.
KESEHATAN LINGKUNGAN
A. DEFINISI
—-Ada beberapa definisi dari kesehatan lingkungan :
Menurut WHO (World Health Organization), kesehatan lingkungan adalah suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia.
B. RUANG LINGKUP KESEHATAN LINGKUNGAN
-Menurut World Health Organization (WHO) ada 17 ruang lingkup kesehatan lingkungan, yaitu :1
  1. Penyediaan Air Minum
  2. Pengelolaan air Buangan dan pengendalian pencemaran
  3. Pembuangan Sampah Padat
  4. Pengendalian Vektor
  5. Pencegahan/pengendalian pencemaran tanah oleh ekskreta manusia
  6. Higiene makanan, termasuk higiene susu
  7. Pengendalian pencemaran udara
  8. Pengendalian radiasi
  9. Kesehatan kerja
  10. Pengendalian kebisingan
  11. Perumahan dan pemukiman
  12. Aspek kesling dan transportasi udara
  13. Perencanaan daerah dan perkotaan
  14. Pencegahan kecelakaan
  15. Rekreasi umum dan pariwisata
  16. Tindakan-tindakan sanitasi yang berhubungan dengan keadaan epidemi/wabah, bencana alam dan perpindahan penduduk
  17. Tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjamin lingkungan.
C. SASARAN KESEHATAN LINGKUNGAN
  1. Tempat umum : hotel, terminal, pasar, pertokoan, dan usaha-usaha yang sejenis
  2. Lingkungan pemukiman : rumah tinggal, asrama/yang sejenis
  3. Lingkungan kerja : perkantoran, kawasan industri/yang sejenis
  4. Angkutan umum : kendaraan darat, laut dan udara yang digunakan untuk umum
  5. Lingkungan lainnya : misalnya yang bersifat khusus seperti lingkungan yang berada dlm keadaan darurat, bencana perpindahan penduduk secara besar2an, reaktor/tempat yang bersifat khusus.
D. MASALAH-MASALAH KESEHTAN LINGKUNGAN DI INDONESIA
—-Masalah Kesehatan lingkungan merupakan masalah kompleks yang untuk mengatasinya dibutuhkan integrasi dari berbagai sector terkait. Di Indonesia permasalah dalam kesehatan lingkungan antara lain :
1.    Air Bersih
2.    Pembuangan Kotoran/Tinja
3.    Kesehatan Pemukiman
4.    Pembuangan Sampah
5.    Serangga dan Binatang Pengganggu
6.      Makanan dan Minuman
Usia 13-18 tahun bisa dikatakan sebagai masa-masa rentan, dimana anak mulai memperlihatkan perilaku tertentu, misalnya perasaannya mudah terangsang, susah diatur, dan lain sebagainya. Masa remaja adalah masa dimana seorang anak berada pada masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju ke masa dewasa. Nah, mengingat pentingnya keberadaan para remaja sebagai generasi penerus bangsa kita dimasa yang akan datang, maka semua pihak diharapkan ikut membina dan mengawasi para remaja agar tidak terjerumus pada perilaku negatif. Anda pasti ingin tahu Beberapa Perilaku Negatif yang Harus Diwaspadai dari Anak 13-18 Tahun? Untuk itu simak terus ulasan dalam artikel ini.
 Pengetahuan tentang beberapa Perilaku Negatif yang Harus Diwaspadai dari Anak 13-18 Tahun ini sangat penting, mengingat para remaja masil labil dan belum sepenuhnya matang baik secara pemikiran maupun dalam pengambilan keputusan. Apa akibatnya, jika para remaja dibiarkan hidup liar tanpa aturan dan tidak dibimbing dengan benar? akan menimbulkan banyak masalah, baik untuk dirinya sendiri, keluarga, dan juga masyarakat umum. Siapakah orang-orang yang wajib mendampingi dan memperhatikan kebutuhan remaja?
  • Orang tua, misalnya : memberikan pendidikan akhlak dan perilaku yang baik, memenuhi kebutuhannya, awasi pergaulannya.
  • Guru, misalnya : pendidikan yang baik untuk remaja, ektra kurikuler, bimbingan konseling, dan lain sebagainya
  • Masyarakat, misalnya : waspadai adanya kelompok remaja, arahkan remaja pada kegiatan positif : karang taruna, remas, dan kegiatan sosial lainnya.
  • Pemerintah, misalnya : membuka pelatihan untuk remaja, berikan penyuluhan tentang bahaya perilaku negatif remaja, berikan sanksi yang berat bagi pelanggar hukum
Berikut ini merupakan Perilaku Negatif yang Harus Diwaspadai dari Anak 13-18 Tahun :
  1. Pencurian. Banyak alasan yang dikemukakan para remaja pelaku pencurian, misalnya karena kebutuhannya tidak tercukupi, pola hidup konsumerisme, dan lain sebagainya.
  2. Penyalahgunaan narkoba
    Minimnya pengetahuan dan kurangnya pengawasan dari orang tua menjadi penyebab banyaknya remaja terjerumus penyalahgunaan narkoba.
  3. Balapan liar
    Memberikan fasilitas transportasi tanpa mempedulikan layak tidaknya anak usia remaja mengemudikannya adalah tindakan yang salah, karena dapat meningkatkan angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu, sebagian remaja yang selalu ingin terlihat unggul akan memanfaatkan fasilitas transportasi untuk balapan, dan itu tentu sangat membahayakan keselamatan dirinya dan juga orang lain.
  4. Kekerasan hingga tawuran pelajar
    Egoisme yang tinggi pada diri remaja membuat mereka tidak rela jika ada orang yang memandang rendah pada dirinya, teman-teman, ataupun kelompoknya. Walhasil, tindakan kekerasan, premanisme dan tawuran antar pelajar dianggap sebagai solusi yang tepat untuk menyelesaikannya.
  5. Seks bebas
    Banyak faktor pemicu fenomena seks bebas, misalnya acara televisi, mudahnya akses situs porno di internet, dan berdirinya tempat-tempat maksiat secara bebas.
Semoga informasi diatas dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi Anda semua.
 


Orang yang terus-menerus terpapar stres memiliki risiko dua kali lipat lebih besar untuk terkena serangan jantung.
Stres meningkatkan tekanan darah dan risiko penggumpalan, serta membuat tubuh melepaskan hormon kortisol yang dikaitkan dengan penyakit diabetes tipe dua dan hipertensi.

Sebuah penelitian di Belanda menyebutkan bahwa orang-orang berusia 65 hingga 85 yang selalu memiliki rasa optimis dan berpikiran positif ternyata mampu menurunkan risiko kematian karena penyakit kardiovaskular hingga 23%.

Beberapa cara sederhana berikut ini semoga bisa membahagiakan Anda dan menyehatkan jantung Anda:

Perbanyak kegiatan spiritual. Penelitian menunjukan bahwa menghadiri acara-acara keagamaan bisa menormalkan denyut jantung Anda dan mengurangi stres. Cara lain adalah dengan menyendiri dan melakukan meditasi. Manfaatkan waktu Anda hanya untuk berbicara kepada Tuhan dari hati dengan berkontemplasi. Berwisata mengunjungi tempat-tempat indah atau mengekspresikan diri Anda secara kreatif pun bisa memiliki efek yang sama.

Tahan amarah. Rasa marah bisa mengecilkan pembuluh darah, jantung berdetak kencang serta mengentalkan dan menggumpalkan darah. Saat berhadapan dengan situasi yang membuat Anda stres dan frustrasi, cobalah hitung sampai sepuluh (cara itu akan mengubah otak Anda dari emosional menjadi berpikir rasional), ambil napas dalam-dalam dan jangan ladeni orang yang menjengkelkan.

Fokus dan selesaikan. Selesaikan satu pekerjaan dalam satu waktu. Jangan pernah melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu.

Hindari menonton berita. Lupakan berita-berita atau kabar-kabar buruk di televisi dalam waktu seminggu saja. Suasana hati Anda akan menjadi lebih baik.

Kontrol perasaan. Perasaan yang berlebihan terhadap sesuatu, seperti ”pekerjaan ini rasanya akan membuat saya mati,” akan meningkatkan emosi Anda.
Tertawa. Kegiatan itu akan membuat pembuluh darah Anda lebih rileks dan meningkatkan aliran darah hingga 25 persen.  

Tidur cukup. Menurut Warwick Medical School, wanita yang tidur sebanyak lima jam atau kurang dalam sehari berisiko dua kali lipat terkena hipertensi daripada mereka yang tidur tujuh jam atau lebih.

Minum dan bersenang-senang. Coba minum satu atau dua sloki minuman beralkohol — tetapi jangan berlebihan.

Dengarkan musik riang. Dilihat dari hasil pemindaian melalui ultrasound, musik bernada riang dapat melebarkan arteri hingga 26 persen.
Cara Seo Blogger Read more: http://www.caraseoblogger.com/2013/11/cara-memasang-navigasi-nomor-angka-halaman-di-blog.html#ixzz3NvKfMlMa

Get this widget!

Unordered List

Sample Text

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget